Assalamualaikum Wr.Wb
hmm ngomongin tentang upgrade tunggangan kesayangan kita emang ngaak ada habisnya tapi seru :D , disini saya akan membahas cara buat knalpot buat cb150r eitss knalpot nggak asal buat lo brosis ada rumusnya juga, salah2 bukanya power meningkat malah drop powernya ..
jadi knalpot branded tuh belum tentu cocok dengan mesin kita apalagi kalau knapot racing yang kita gunakan tidak diperuntukan untuk motor kita alias hasil subtitusi asal plek ..
Menurut Graham Bell panjang pipa dan diameter knalpot, dirancang untuk memaksimalkan power hanya diputaran tertentu saja, dan sangat dipengaruhi oleh durasi bukaan klep buang/ex. Coba perhatikan persamaan berikut

Dari persamaan di atas terlihat, bahwa semakin besar bukaan klep buang (exhaust valve open) sebelum titik mati bawah, semakin panjang leher knalpotnya. Dan semakin tinggi posisi rpm saat power maksimum, semakin pendek leher knalpotnya. Jadi kalo mau ngeser2 peak power, selain berubah timing dan durasi camshaft, panjang leher knalpot juga harus menyesuaikan. Sedangkan diameter dalam pipa untuk leher knalpotnya mengikuti persamaan berikut

Sehingga diharapkan, pada rpm peak power tsb, seluruh volume hasil pembakaran dapat tuntas dibuang lewat knalpot. Kalo nggak mau repot mungkin bisa ngikutin tabel excell berikut

khusus untuk sel F3 bisa diisi dengan “=(850*(C3+180))/B3-3” dan yang F4 tinggal ngopi dari F3.
dan untuk H3 bisa diisi dengan “=(E3/((F3+3)*25))^0.5*2.1” , H4 juga tinggal ngopi dari H3.
Dan konfersi dari inchi ke cm, tinggal kali saja dengan 2.54, atau isi G3 dengan “=F3*2.54”, yang lain (G4, I3 dan I4) tinggal ngopi aja dari G3. Gampang anak SMP juga bisa.
****[ Mengenai jenis motor boleh apa aja yang spek rpm dan EVO-nya diketahui (ane pilih NVL dan CB karena lagi hot dibicarakan), posisi rpm peak power dan bukaan klep ane kira2 (bagi bro yang mengetahui dengan pasti, mohon koreksinya)]***
Nah kemudian hasil dari perhitungan panjang dan diameter pipa knalpot inilah yg kemudian dijadikan acuan untuk memilih knalpot racing yg cocok. Atau bahkan bagi bro yang kreatif dengan per-las2-an, bisa nih dipraktekan untuk bikin knalpot. Coba perhatikan knalpot racing lokal yang sudah terkenal yang diterapkan di CB150R dan di NVL, benerkan kan? Panjang dari pipa knalpot utamanya nggak sama, untuk CB150 keliatan lebih pendek dan lebih besar.

jadi bikin knalpot harus diperhitungkan dengan spesifikasi mesin , kalo buat cb150r peak power lebih baik diletakan pada rpm atas dengan cara memperpendek leher knalpot ..
bisa dicontoh nih kalo ingin peak power alias power maksimalnya di rpm atas , semoga tersesat hehe:D

hmm ngomongin tentang upgrade tunggangan kesayangan kita emang ngaak ada habisnya tapi seru :D , disini saya akan membahas cara buat knalpot buat cb150r eitss knalpot nggak asal buat lo brosis ada rumusnya juga, salah2 bukanya power meningkat malah drop powernya ..
ok langsung aja ke inti masalah..
Menurut Graham Bell panjang pipa dan diameter knalpot, dirancang untuk memaksimalkan power hanya diputaran tertentu saja, dan sangat dipengaruhi oleh durasi bukaan klep buang/ex. Coba perhatikan persamaan berikut

Dari persamaan di atas terlihat, bahwa semakin besar bukaan klep buang (exhaust valve open) sebelum titik mati bawah, semakin panjang leher knalpotnya. Dan semakin tinggi posisi rpm saat power maksimum, semakin pendek leher knalpotnya. Jadi kalo mau ngeser2 peak power, selain berubah timing dan durasi camshaft, panjang leher knalpot juga harus menyesuaikan. Sedangkan diameter dalam pipa untuk leher knalpotnya mengikuti persamaan berikut

Sehingga diharapkan, pada rpm peak power tsb, seluruh volume hasil pembakaran dapat tuntas dibuang lewat knalpot. Kalo nggak mau repot mungkin bisa ngikutin tabel excell berikut

khusus untuk sel F3 bisa diisi dengan “=(850*(C3+180))/B3-3” dan yang F4 tinggal ngopi dari F3.
dan untuk H3 bisa diisi dengan “=(E3/((F3+3)*25))^0.5*2.1” , H4 juga tinggal ngopi dari H3.
Dan konfersi dari inchi ke cm, tinggal kali saja dengan 2.54, atau isi G3 dengan “=F3*2.54”, yang lain (G4, I3 dan I4) tinggal ngopi aja dari G3. Gampang anak SMP juga bisa.
****[ Mengenai jenis motor boleh apa aja yang spek rpm dan EVO-nya diketahui (ane pilih NVL dan CB karena lagi hot dibicarakan), posisi rpm peak power dan bukaan klep ane kira2 (bagi bro yang mengetahui dengan pasti, mohon koreksinya)]***
Nah kemudian hasil dari perhitungan panjang dan diameter pipa knalpot inilah yg kemudian dijadikan acuan untuk memilih knalpot racing yg cocok. Atau bahkan bagi bro yang kreatif dengan per-las2-an, bisa nih dipraktekan untuk bikin knalpot. Coba perhatikan knalpot racing lokal yang sudah terkenal yang diterapkan di CB150R dan di NVL, benerkan kan? Panjang dari pipa knalpot utamanya nggak sama, untuk CB150 keliatan lebih pendek dan lebih besar.

jadi bikin knalpot harus diperhitungkan dengan spesifikasi mesin , kalo buat cb150r peak power lebih baik diletakan pada rpm atas dengan cara memperpendek leher knalpot ..
bisa dicontoh nih kalo ingin peak power alias power maksimalnya di rpm atas , semoga tersesat hehe:D
rpm atasnya bisa bengis apalagi kalo diimbangi dengan peningkatan Efisiensi Volumetrik .. menambah input udara maupun bbm dengan memboyong ecu aftermarket wes soyo jouss .. kenalpot gasruk gara2 pecicilan di jalan , jangan ditiru brad keep safety Wassalamualaikum Wr.Wb
sumber:motogokil
sumber:motogokil


0 komentar:
Posting Komentar